Your added value business partner in distribution
Latest
Diet? Pilih Sehat at...
Monday, 13 November 2017
    Diet erat kaitannya dengan perubahan pola... Read more...
AAM-Air Mancur New P...
Tuesday, 08 August 2017
        Per 1 Juni 2017, AAM telah menjual... Read more...

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player

Powered by RS Web Solutions

2012 Indonesian Most Admired Knowledge Enterprise Study Award
Monday, 23 July 2012 08:38

AAM Raih “2012 Indonesian Most Admired Knowledge Enterprise Study” Award


Penghargaan MAKE (Most Admired Knowledge Enterprise) adalah bentuk pengakuan yang diberikan kepada organisasi yang mengelola pengetahuannya (company knowledge) menjadi produk, jasa atau kinerja kerja yang unggul sehingga menghasilkan nilai lebih kepada para pemegang saham dan pemangku kepentingan organisasi tersebut.

Studi dan penghargaan ini merupakan inisiatif dari Teleos - suatu badan penelitian di bidang knowledge management dan intellectual capital yang berpusat di Inggris - bekerjasama dengan KNOW Network. Sejak 1998, untuk tingkat dunia, penghargaan ini telah diberikan kepada perusahaan-perusahaan ternama dunia seperti Apple, ConocoPhilips, Google, IBM, McKinsey, Microsoft, Samsung, Schlumberger, Toyota dan Unilever. Di Indonesia, Teleos bekerjasama dengan Dunamis Organization Services untuk menyelenggarakan studi dan penghargaan MAKE ini, sejak tahun 2005.

PT Anugrah Argon Medica (AAM) pertama kali mengikuti MAKE Study pada tahun 2006. Dari 68 perusahaan yang dinominasikan, AAM berhasil menjadi salah satu dari 10 pemenang.  Di 2011, AAM juga mengikuti MAKE dan terpilih menjadi salah satu dari 17 finalis.

Pada tahun 2012 ini, AAM kembali mengikuti MAKE Study. Perjalanan AAM dalam program ini dimulai di bulan Maret dengan keberhasilan  AAM masuk dalam nominasi bersama 76 perusahaan lainnya. Di bulan Mei, team panelis yang terdiri dari beberapa pimpinan tertinggi perusahaan terkemuka di Indonesia, akademisi senior dan konsultan senior Dunamis memilih AAM sebagai salah satu dari 15 finalis.

Di pertengahan Juni, team AAM menyerahkan bukti-bukti penerapan Knowledge Management di perusahaan. Bp. Erwin Tenggono mewakili AAM kemudian mempresentasikan Company Knowledge Profile di depan para panelis dan tim Dunamis Consulting. Dalam presentasi tersebut dijabarkan mengenai profil AAM, dan usaha pengelolaan pengetahuan (knowledge management) sebagai salah satu dari tiga keunggulan bersaing (competitive advantage) AAM. Selain itu, Bp. Erwin Tenggono juga menjelaskan bagaimana konsep knowledge management memberikan nilai tambah yang sekaligus menjadikan AAM berbeda dari perusahaan distribusi farmasi lainnya.
Tahap berikutnya adalah tahap verifikasi yang dilakukan pada tanggal 26 Juni 2012. Pada tahap ini, tim panelis dan Dunamis Consulting berkunjung ke AAM untuk mengadakan Employee Survey mengenai pandangan karyawan terhadap penerapan Knowledge Management dalam organisasi, serta melakukan  verifikasi terhadap evidence mengenai produk perusahaan berbasis pengetahuan.Sebagai puncaknya, pada tanggal 10 Juli 2012 Dunamis Consulting mengadakan 2012 Indonesian Knowledge Festival: 2012 Indonesian MAKE Study Award di Ballroom The Ritz Carlton Pacific Place Jakarta, yang mengangkat tema: "Knowledge is not Power, Shared knowledge is POWER”.

Event ini juga dihadiri oleh kurang lebih 300 praktisi HR, para finalis, para panelis MAKE Award, dan para CEO dari perusahaan-perusahaan ternama di Indonesia. Juga dihadirkan beberapa pembicara seperti Bp. Dahlan Iskan (Menteri BUMN), Bp. Henky Prihatna (Google Indonesia) dan Dave Angel (VitalSmart USA). Sejalan dengan semangat Knowledge Festival, beberapa perusahaan dan organisasi turut berbicara untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka dalam menerapkan Knowledge Management.

Dalam acara puncak tersebut, bagian terpenting yang ditunggu-tunggu adalah pengumuman para pemenang 2012 Indonesia MAKE Study Award Kali ini  AAM kembali mengukuhkan diri sebagai perusahaan yang berbasis knowledge management dan berhasil menjadi salah satu dari 8 pemenang. Pemenang lainnya adalah BINUS University, PT Federal International Finance, PT Pertamina (Persero), PT Tigaraksa Satria Tbk, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, PT Toyota Astra Motor dan PT United Tractors Tbk.

AAM terpilih menjadi pemenang karena  unggul dan menduduki posisi Top 5  terbaik untuk 3 dari 8 kriteria, yaitu:
• Membentuk budaya pengetahuan organisasi
• Menciptakan dan mempertahankan lingkungan untuk berbagi pengetahuan
• Mengelola pengetahuan pelanggan/stakeholder untuk menciptakan nilai dan modal intelektual organisasi.
Penghargaan 2012 Indonesia MAKE Study Award diserahkan  oleh Bp. Andiral Purnomo, selaku Chairman dari Indonesian MAKE Study, dan diterima oleh Bp. Eddy Henry mewakili AAM.Juga hadir di acara ini adalah team inti yang mempersiapkan AAM untuk program ini yaitu Bp. Budi Guna Halim (HR Manager), Bp. Andreas Listanto (Organization Development Executive) dan Bp. Budiman Halim (Knowledge Management Officer).

Pemenang top 3, Toyota Astra Motor, United Tractors dan Pertamina, akan mengikuti kompetisi MAKE di tingkat Asia Pasifik.
“Manfaat keikutsertaan AAM di program MAKE ini adalah juga memberikan kita kesempatan untuk melakukan benchmark dengan perusahaan dan organisasi lainnya. Dari perbandingan ini kita bisa belajar lebih jauh tentang strategi mengelola pengetahuan yang efektif.”, ujar Bp. Budi Guna Halim, HR Manager AAM.
Kemenangan AAM ini menambah daftar prestasi  Dexa Group  di sepanjang tahun 2012 ini. Tentunya prestasi ini akan semakin memotivasi seluruh anggota keluarga Dexa Group  untuk selalu bergerak dan berusaha memberikan hasil yang terbaik.